Sunday, 12 February 2017

Bukan Idaman

We can really talk too much when describing and elaborating all the criterias in our super long list, of our desired people to surround ourselves with.

Tapi sungguhlah,
Hati sendiri pun bukan dalam genggaman kita sepenuhnya. Inikan pula pandangan dan perhatian sekeliling terhadap kita...juga apa dan siapa yang Dia takdirkan untuk mengelilingi kita.

Little do we expect, sekeras2 bahasa yg langsung tak berbudi menjadi pemula kita terpaksa mencari sisi2 berbeza untuk lebih memberi selesa pada hati sendiri.

Dingin dan tegang yang hampir buat kita menangis marah, akhirnya menjadi lunak dgn maaf dalam sembunyi.

Siapa sangka satu hari kita terkedu dgn pengakuan tentang kelemahannya yg kita tak harap nak dengar.

Jauh, sangat jauh dari keindahan mimpi...sangat jauh dari angan2 dan imaginasi...

Realiti di sebalik kejujuran itu rupa2nya membuatkan kita lebih menerima kelemahan2 yg ada untuk diurus dan diperbaiki.

Kadang2 tak pasti, perlu atau tidak beralah dgn impian yg diwarisi dari sedikit bekalan tahu dan faham. Sedang itu yang diajar.

Tapi lain yg didatangkan.

Atau mungkin kekuatan tak seberapa dalam menerima ini yang perlu dikorbankan.